Menu Warung Mata: Apa yang Harus Dipesan (Termasuk Pesanan Sang Pendiri)

Oleh Mata Berawa Team · Berawa, Canggu
Ada satu cara sederhana menilai warung, dan itu bukan soal interior atau plating. Lihat apa yang dimakan pemiliknya saat tidak ada yang memperhatikan. Di Mata Berawa, pendirinya, Marcello Tahitoe, memesan hal yang sama nyaris seperti ritual: nasi putih, telur balado, ayam sisit, keripik kulit ayam, sambal matah. Tanpa gaya-gayaan. Piring yang memang benar-benar ia mau.
Pesanan itu sebenarnya peta yang cukup akurat untuk seluruh dapurnya.
Daftar Nusantara adalah intinya
Warung Mata bekerja dengan logika nasi campur — kamu menyusun piring dari counter Nusantara berisi sekitar lima puluh lauk, bukan memesan satu hidangan utuh. Kepala koki I Wayan Winaya mengambil dari masakan Manado, Jawa, dan Padang, memasak semuanya segar setiap hari, dan mengambil bahan dari petani Bali di Bedugul, Kintamani, dan Kedonganan. Dapurnya juga membuat tujuh sambal rumahan — matah, korek, ijo, bawang, dabu dabu, kacang, dan penestanan. Hampir tidak ada yang menembus Rp 40.000.
- Ayam Sisit — ayam suwir berbumbu. Rp 22.500
- Keripik Kulit Ayam — yang diam-diam ditambahkan pelanggan tetap ke setiap pesanan. Rp 22.500
- Rendang Sapi — gelap, pekat, matang lama. Rp 36.250
- Sate Lilit Ayam — sate lilit khas Bali. Rp 22.500
- Ayam Goreng Bumbu Lengkuas — dengan lengkuas garing. Rp 22.500
- Daging Ungkep Balado — sapi ungkep dengan balado. Rp 36.250
- Cakalang Suwir — cakalang asap suwir pedas. Rp 36.250
- Ayam Woku — ayam pedas khas Manado. Rp 22.500
Pesan tiga di antaranya dengan nasi, dan kamu sudah makan enak dengan harga di bawah satu gelas koktail di ujung jalan. Itu bukan kebetulan — memang itu niatnya.
Kalau hanya boleh pesan satu
Ayam sisit dengan keripik kulit ayam. Ada alasan kenapa itu piring sang pendiri: ayam suwirnya membawa bumbu, keripiknya membawa tekstur, sambal menyelesaikan sisanya. Tambahkan rendang kalau ingin sisi menu yang lebih kaya.
Separuh menu yang lain
Ada sisi Barat juga — burger, pasta, Nasi Goreng ala Mata Rp 97.500, hidangan utama sampai Rp 222.500 — dan semuanya rapi. Tapi bukan itu alasan orang menyuruhmu ke sini. Datang untuk Nusantara-nya. Burger-nya tidak akan ke mana-mana.
Kisaran harga
| Bagian | Kisaran |
|---|---|
| Nusantara (menu warung) | Rp 22.500 – 36.250 |
| Starter & easy plates | Rp 60.000 – 185.000 |
| Main course ala Barat | Rp 97.500 – 222.500 |
| Side (nasi, sayur) | Rp 47.500 – 72.500 |
Setelah itu
Warungnya ada di dalam satu kompleks — dan itu separuh lagi dari alasan makan di sini. Selesai makan, jalan dua puluh langkah, dan kamu sudah di Paisley, speakeasy tempat Live at Mata menaikkan musisi baru ke panggung dengan lagu mereka sendiri, tanpa cover. Sang pendiri, kalau kamu penasaran, minum tequila. On the rocks.
FAQ
Apa yang enak dipesan di Mata Berawa? Susun piring dari daftar Nusantara: ayam sisit (Rp 22.500), keripik kulit ayam (Rp 22.500), dan rendang sapi (Rp 36.250) dengan nasi. Itu kurang lebih pesanan tetap sang pendiri.
Berapa harga makan di Mata Berawa? Menu Nusantara Rp 22.500–36.250. Main course ala Barat Rp 97.500–222.500. Termasuk salah satu yang paling masuk akal di Jalan Berawa.
Apakah makanan di Mata Berawa autentik? Ya — daftar Nusantara-nya mencakup rendang, sate lilit, ayam sisit, ayam woku, cakalang suwir, dan olahan balado, disajikan dengan gaya nasi campur.
Di mana lokasi warung Mata Berawa? Jl. Subak Sari No. 13, Tibubeneng, Berawa, Canggu. Buka setiap hari dari jam 10:00 (Jumat–Sabtu sampai 02:00). Tersedia di GoFood dan GrabFood.